makala pemasaran

 

PERBEDAAN KONSEP PENJUALAN DENGAN PEMASARAN
Levitt,  Theodore, 1980. The Marketing  Mode, York : Mc Graw-Hill, menarik suatu kontras perspektif :
Konsep Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk  dengan  kebutuhan  penjual   untuk mengubah produk/jasanya  menjadi  cash atau   uang kontan.
Konsep Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran  memuaskan kebutuhan  pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang   berhubungan   dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya

Pemasaran adalah    fungsi    bisnis    yang mengidentifikasikan kebutuhan  dan  keinginan  yang belum terpenuhi,   mendefinisikan   dan mengukur besarnya, menentukan  pasar  sasaran  mana  yang paling  baik yang  dapat   dilayani,   menentukan produk/jasa dan program – program yang sesuai untuk melayani   pasar  (Kotler,  2003).

Perubahan  pemasaran dari orientasi  produk  ke pola  pemasaran yang berorientasi pasar  dewasa  ini menjadikan   persaingan  semakin kompetitif. Oleh karenanya untuk berhasil sesuatu perusahaan didalam persaingan disyarakatkan  harus  menciptakan  nilai tambah  bagi  para  konsumen  serta memperhatikan kebutuhan dan ekspektasi mereka (Band, 1991).

 

 

 

 

Pengertian Penjualan

 

Penjualan   adalah   suatu  usaha   yang   terpadu   untuk   mengembangkan

 

rencana-rencana  strategis  yang  diarahkan  pada  usaha  pemuasan  kebutuhan

 

dan  keinginan  pemebeli,  guna  mendapatkan  penjualan  yang  menghasilkan

 

laba (Marwan, 1991). Penjualan merupakan sumber hidup suatu perusahaan,

 

karena   dari  penjualan    dapat   diperoleh   laba  serta  suatu   usaha   memikat

 

konsumen  yang  diusahakan  untuk  mengetahui  daya  tarik  mereka  sehingga

 

dapat   mengetahui    hasil  produk   yang   dihasikan.   Menurut    Winardi    (1982),

 

penjualan    adalah   suatu   transfer  hak   atas  benda-benda.     Dari  penjelasan

 

tersebut  dalam  memindahkan  atau  mentransfer  barang  dan  jasa  diperlukan

 

orang-orang    yang   bekerja   dibidang   penjualan   seperti  pelaksnaan    dagang,

 

agen, wakil pelayanan dan wakil pemasaran.

.      Hubungan Promosi Dengan Penjualan

 

Dalam kegiatan pemasaran yang sangat kompleks dan saling berkaitan

 

yang  satu  dengan  yang  lainnya,  seperti  promosi  dan  penjualan  hendaknya

 

dikelola dengan baik untuk mencapai tujuan perusahaan, yaitu laba. Promosi

 

berfungsi untuk meningkatkan volume penjualan juga sebagai strategi untuk

 

menjangkau     pembeli    untuk   melakukan     pertukaran.   Sedangkan     penjualan

 

adalah   pemindahan      barang   dan   jasa yang   dilakukan    oleh  penjual.  Pada

 

umumnya  perusahaan  yang  ingin  mempercepat  proses  peningkatan  volume

 

penjualan   akan   melakukan     untuk   mengadakan      kegiatan   promosi    melalui

 

iklan, personal selling, dan publisitas.

 

Apabila  volume  penjualan  dirasakan  cukup  besar  sesuai  dengan  yang

 

diinginkan   serta  cukup   mantap,   maka    umumnya      perusahaan    menurunkan

 

kegiatan   promosi    atau  sekedar   mempertahankannya.        Meskipun     demikian

 

seringkali perusahaan dalam menurunkan kegiatan promosi diikuti pula oleh

 

penurunan penjualan. Hal ini disebabkan oleh karena beberapa kemungkinan,

 

misalnya    penurunan    promosi    tersebut  perlu   ditinjau  kembali.   Peninjauan

 

tentang  keputusan  promosi  tersebut  hendaknya  dilakukan  dalam  skop  yang

 

luas,  dengan  demikian  penyajian  penetapan  kebijakan  promosi  yang  kurang

 

tepat dapat dihindarkan. 2.      Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Penjualan

 

Dalam praktek, kegiatan penjualan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor

 

sebagai berikut: (Swastha dan Irawan, 1990).

 

1. Kondisi dan Kemampuan Penjual.

 

Transaksi    jual-beli atau   pemindahan     hak   milik  secara   komersial   atas

 

barang  dan  jasa  itu  pada  prinsipnya  melibatkan  dua  pihak,  yaitu  penjual

 

sebagai  pihak  pertama  dan  pembeli  sebagai  pihak  kedua.  Disini  penjual

 

harus    dapat   menyakinkan      kepada     pembelinya     agar   dapat   berhasil

 

mencapai     sasaran   penjualan   yang    diharapkan.untuk     maksud     tersebut

 

penjual harus memahami beberapa masalah penting yang sangat berkaitan,

 

yakni:

 

a.  Jenis dan karakteristik barang yang di tawarkan.

 

b.  Harga produk.

 

c.  Syarat   penjualan     seperti:  pembayaran,      penghantaran,      pelayanan

 

sesudah penjualan, garansi dan sebagainya.

 

2. Kondisi Pasar.

 

Pasar, sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam

 

penjualan,    dapat  pula   mempengaruhi       kegiatan   penjualannya.    Adapun

 

faktor-faktor kondisi pasar yang perlu di perhatikan adalah:

 

a. Jems pasarnya

 

b. Kelompok pembeli atau segmen pasarnya

 

 

c. Daya belinya

 

d. Frekuensi pembelian

 

e. Keinginan dan kebutuhan

 

3. Modal.

 

Akan    lebih  sulit bagi  penjualan   barangnya    apabila   barang   yang   dijual

 

tersebut  belum  dikenal  oleh  calon  pembeli,  atau  apabila  lokasi  pembeli

 

jauh   dari  tempat    penjual.  Dalam    keadaan    seperti  ini,  penjual   harus

 

memperkenalkan       dulu   membawa      barangnya    ketempat    pembeli.   Untuk

 

melaksanakan      maksud    tersebut  diperlukan    adanya   sarana   serta  usaha,

 

seperti: alat transport, tempat peragaan baik didalam perusahaan maupun

 

di luar perusahaan, usaha promosi, dan sebagainya. Semua ini hanya dapat

 

dilakukan    apabila  penjualan   memiliki    sejumlah   modal   yang  diperlukan   untuk itu.

 

4. Kondisi Organisasi Perusahaan.

 

Pada   perusahaan     besar, biasanya   masalah    penjualan   ini ditangani   oleh

 

bagian    tersendiri    (bagian    penjualan)    yang    dipegang     orang-orang

 

tertentu/ahli di bidang penjualan.

 

5. Faktor lain.

 

Faktor-faktor    lain, seperti: periklanan,   peragaan,   kampanye,     pemberian

 

hadiah, sering mempengaruhi penjualan. Namun untuk melaksanakannya,

 

diperlukan   sejumlah    dana   yang   tidak   sedikit. Bagi   perusahaan     yang

 

bermodal kuat, kegiatan ini secara rutin dapat dilakukan. Sedangkan bagi

 

perusahaan  kecil  yang  mempunyai  modal  relatif  kecil,  kegiatan  ini  lebih

 

jarang dilakukan.

 

Ada    pengusaha    yang   berpegangan     pada   suatu   prinsip  bahwa    “paling

 

penting     membuat      barang    yang    baik”.   Bilamana     prinsip   tersebut

 

dilaksanakan,    maka   diharapkan     pembeli    akan   kembali    membeli    lagi

 

barang yang sama. Namun, sebelum pembelian dilakukan, sering pembeli

 

harus  dirangsang  daya  tariknya,  misalnya  dengan  memberikan  bungkus

 

yang menarik atau dengan cara promosi lainnya.

 

 

 

Pengertian Pemasaran

Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.

Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok social untuk memenuhi kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Definisi yangpaling sesuai dengan tujuan tersebut adalah :

Pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan prosuk yang bernilai kepada pihak lain (Kotler, 1997).

Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands).

Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan. Dengan demikian pemasaran bia juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual (Swasta, 1996).

 

 

 

 

 

Referensi :  Bookmarks Toolbar

Ridwaniskandar.wordpress.com

 

lintongnababan.wordpress.com/…/perbedaan-konsep-penjualan-dengan-pemasaran/

 

 

 

http://tanyasaja.detik.com/pertanyaan/3352-pemasaran-dan-penjualan-

 

PEMASARAN = MARKETING PENJUALAN = SALES

Kedua hal diatas adalah beda dari segi apapun. Yang terjadi salah persepsi karena kedua hal tersebut sering digabungkan menjadi satu Departemen / Ruang Lingkup. Persamaannya adalah sama-sama jenis pekerjaan. Contoh gampangnya

HITAM PUTIH-nya persoalan = Dua hal yang berbeda dijadikan satu menghasilkan persepsi satu hal.Persamaannya adalah sama-sama sebagai warna selebihnya bertolak belakang.

MARKETING = adalah strategy-strategy yang digunakan untuk menghasilkan suatu penjualan. TINDAKANNYA biasa menyangkut 4P( Product,Price,Place,PROMOTION)

SALES = Upaya upaya yang dilakukan untuk meraih pesanan pembelian TINDAKANNYA = Melakukan kontak dengan calon pembeli, Menyampaikan pesan penjualan ( Diantaranya product knowledge ) dan meraih penjualan ( Close the sales ).

Mengapa di gabungin ? Ada banyak hal, 1.diantaranya sipmbuat strategy (MARKETER )harus bisa sekaligus mengeksekusinya ( SALES PERSON ) 2.Menghemat anggaran biaya kalo digabungin. 3.Supaya gampang mengevaluasi pekerjaan keduanya 4.dsb

 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s